» » » Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto Tutup Dik Reguler Sesko TNI 44 TA 2017

Foto : Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto memberikan sertifikat kepada Tiga perwira lulusan terbaik Sesko TNI Digreg 44 TA 2017 ; Pasis Terbaik - Kolonel Inf Bambang Trisnohadi (Akmil 1993), Karlis Terbaik - Kolonel inf Susilo SE dan Pasis Terbaik Negara Sahabat - Captain Matthaw "Bambang" Brown, BA M.Sc.(Istimewa)

BANDUNG - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto menutup Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan 44 TA 2017 di Gedung Sarasan, Sesko TNI, Jalan RAA Martanegara, Bandung (14/12) Pagi. Panglima TNI juga memberikan penghargaan kepada Tiga Perwira Siswa (Pasis) yang meraih prestasi "Wira Adi Nugraha" dan Karya Wira Nugraha".

"Selamat dan sukses karena para perwira telah mampu memenuhi seluruh tuntutan pendidikan. Apresiasi saya sampaikan kepada perwira yang meraih prestasi" Kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto.

Pendidikan reguler Sesko TNI merupakan salah satu pilar yang wajib dilalui oleh calon pemimpin TNI, dalam mendukung tugas-tugas TNI ke depan. Para perwira menengah berpangkat kolonel, sebelumnya telah menempuh masa pendidikan selama 9 bulan di Sesko TNI selaku lembaga, sekolah staf dan komando yang mencetak perwira TNI profesional masa depan.

"Para perwira harus selalu mengembangkan dan membudayakan diri untuk bertidak komprehensif, integratif, dan antisipatif serta tetap berpihak pada nilai-nilai Sapta Marga dan sumpah prajurit," Ujar Hadi.

Panglima TNI menekankan kepada perwira lulusan pendidikan reguler ke-44 Sesko TNl TA 2017 untuk siap menghadapi percaturan global.

"Sebagai sumber daya manusia yang handal, harus dapat menjawab tantangan tugas TNI di masa mendatang, dengan senantiasa menjadi bagian dari strategi dan solusi organisasi, dengan terus membangun kapasitas dan kapabilitas diri sebagai sumber daya manusia TNI yang profesional, militan dan berjati diri kebangsaan Indonesia, sehingga mampu menjadi kekuatan yang melindungi kepentingan nasional dan mampu berperan penting dalam percaturan global. Demikian pula, sebagai sumber kekuatan moral dalam kehidupan sosial prajurit, para perwira dituntut untuk senantiasa menjadi teladan, baik dalam tutur kata, sikap, maupun perilaku dalam kehidupan sehari-hari" Tegas Panglima TNI.

Intelektualitas dan kemantapan spiritual merupakan pedoman penting yang disampaikan Panglima TNI kepada para lulusan dikreg ke 44.

"Untuk itu, para perwira harus senantiasa mengasah diri dalam kemampuan intelektual, kematangan emosional dan kesantunan perilaku, serta yang paling utama adalah kemantapan spiritual kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT sebagai pedoman dalam setiap tindakan" Katanya.

Lanjut Hadi "Sebagai kader penerus estafet kepemimpinan TNI, para perwira harus tergugah dan terpacu untuk menjadi perwira TNI yang memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh dan berkarakter. Untuk itu, para perwira harus senantiasa mengasah jiwa kepemimpinan, karena sangat berpengaruh terhadap keberhasilan organisasi yang dipimpin.(*)






«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: