.

Header ads

Header ads

Bupati Bandung Raih Penghargaan "Satyalancana Pembangunan"

BUPATI Bandung H. Dadang Mohamad Naser, SH.,M.Ip kembali menerima penghargaan tingkat nasional berupa " Satyalancana Pembangunan" dibidang koperasi dan usaha Mikto Kecil dan Menengah (UMKM).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Presiden RI. Ir. Joko Widodo pada upacara peringatan Hari Koperasi Tingkat Nasional ke 69 tahun 2016 yang dipusatkan di lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (21/7).

Dalam Surat Keputusan (SK) Presiden No.51/ TK/2016 tanggal 15 Juli 2016 disebutkan Dadang Mohamad Naser dinilai berhasil mengembangkan perkoperasian dan UMKM di Kabupaten Bandung melalui penerbitan Peraturan Daerah dan pengalokasian anggaran untuk peningkatan kreativitas masyarakat , pemanfaatan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, sehingga dunia koperasi dan UMKM bisa maju dan berkembang.

Dengan keberhasilan ini, Kabupaten Bandung mampu menjadi kota kosmopolitan sehingga berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Data mengungkapkan, jumalh koperasi aktif di Kabupaten Bandung sampai tahun 2015 tercatat 942 buah, KUD (Koperasi Unit Desa) 30 buah dan koperasi non KUD sebanyak 1.589 buah.

Jumlah tersebut menurut Kepala Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Bandung, Dra.Hj. Popi Hopipah.,M.Si pada tahun –tahun mendatang jumlah koperasi di wilayahya bakal terus bertambah.

Hal itu terlihat dengan banyaknya permohonan ijin operasional koperasi yang masuk ker meja kerjanya. "Kebanyakan koperasi tersebut bergerak dibidang perdagangan dan simpan pinjam." Kata Popi Hopipah.

Sementara dalam pengembangan UMKM khususnya dibidang pemasaran produk, Pemkab Bandung sejak beberapa waktu lalu mengadakan kerja sama dengan sejumlah toserba dan toko modern lainnya yang selama ini banyak berdiri di Kabupaten Bandung.

"Keberadaan toserba di Kabupaten Bandung harus berdampak terhadap peningkatan ekonomi warga, jadi harus saling menguntungkan antara kedua belah pihak " ucap Bupati Dadang Mohamad Naser.

Produk UMKM yang dipasarkan disejumlah toserba, sebagian berupa makanan dan kerajinan yang bahan- bahannya mudah diperoleh di Kabupaten Bandung. Namun demikian, sebelum produk dipasarkan di took-toko modern, para pengusaha UMKM terlebih dulu dilatih mengenai pengemasan produk agar lebih menarik.

Pelatihan tersebut seluruhnya difasilitasi Pemkab Bandung. Upaya lainnya untuk yang dilakukan untuk mengembangkan UMKM, diantaranya melalui bazar dan pameran di berbagai kota bahkan sampai ke luar negeri.

"Mereka kami ajak untuk berani menggelar produknya di luar negeri sekalipun, agar nantinya produk tersebut punya nama," ucap Dadang Mohamad Naser.

Bertepatan dengan akan digelarnya PON XIX bulan September 2016 mendatang, Bupati Bandung mengajak kepada pengusaha UMKM untuk memanfaatkan momentum tersebut. Mengingat penyelenggaraan PON XIX selain harus sukese prestasi juga harus sukses ekonomi rakyat.(*)

Posting Komentar

0 Komentar