.

Header ads

Header ads

Perpustakaan Ajip Rosidi Mulai Dibuka Untuk Umum

INOHONG COM-Rizki dan Keisya , murid kelas 2 dan 1 SD Karya Cipta, Kota Bandung, diapit oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dan Inohong Sunda Ajip Rosidi membuka pintu Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi pada acara Peresmian Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi di Jalan Garut Nomor 2, Kota Bandung, Sabtu (15/8).

Pembukaan pintu oleh dua murid SD yang sehari-harinya mengamen di Jalan Laswi, Kota Bandung tersebut, mengawali dibukanya Perpustakaan Ajip Rosidi  untuk umum. Pembukaan pintu Gedung Perpustakaan oleh dua orang murid SD tersebut membawa pesan moral bahwa gemar membaca harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak kita.

Ajip Rosidi, pemilik perpustakaan tersebut, dalam pidato peresmiannya mengatakan, perpustakaan yang dibangunnya tersebut merupakan perpustakaan umum yang mempunyai koleksi buku-buku dan bahan-bahan mengenai kasundaan dan kebudayaan Sunda. Sebagai perpustakaan umum, di perpustakaan ini tersedia buku-buku mengenai berbagai macam hal, seperti sejarah, politik, agama, ekonomi, hukum, lingkungan, sastra, senirupa dan lain-lain. Tidak hanya dalam bahasa Sunda, bahkan lebih banyak buku dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Di samping itu, ada juga buku-buku dalam bahasa Jepang, bahasa Belanda, bahasa Jawa, bahasa Bali, bahasa Lampung, bahasa Batak, bahasa Banjar dan lain-lain. Karya-karya sastra terjemahan dalam bahasa Inggris dari berbagai bahasa lain seperti Perancis, Jerman, Spanyol, Italia, Swedia, Cekoslovakia, Turki, Cina, India, Arab, Eslandia dan lain-lain juga cukup banyak.

“Pokoknya “samakbrek”, semua ada, walaupun banyak juga yang tidak ada,” kata Ajip.

Ajip Rosidi berharap, perpustakaan yang didirikannya itu akan dimanfaatkan oleh terutama orang Bandung, teristimewa oleh orang Sunda. Jangan hanya dimanfaatkan oleh orang-orang asing yang sengaja datang dari negerinya untuk meneliti kebudayaan Sunda atau kebudayaan Indonesia.

“Anggapan bahwa orang Sunda kurang peranannya di lingkungan nasional diantaranya disebabkan karena orang Sunda kurang suka membaca. Mudah-mudahan sesudah tersedia bukunya, orang Sunda tidak kalah oleh orang lain. Insya Allah,” pungka Ajip.

Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi terletak di Jalan Garut Nomor 2 Kota Bandung, memiliki tiga lantai dengan buka layanan, yaitu hari Selasa sampai Kamis mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB dan istrirahat pukul 12.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Hari Jum’at mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB dan istirahat pukul 11.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 08.00 WIB-11.30 WIB dengan piket Minggu siaga.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dalam sambutannya mengharapkan, kehadiran Perpustakaan Ajip Rosidi ini semakin mendorong minat baca masyarakat sekaligus memperluas penyebaran informasi, khususnya terkait budaya Sunda kepada seluruh warga Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan. (*)

Posting Komentar

0 Komentar