.

Header ads

Header ads

Ineu Tinjau Pembangunan di Kab.Bandung

INOHONG COM - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari S.Sos, MM bersama beberapa anggotanya meninjau beberapa lokasi pembangunan di wilayah Kabupaten Bandung, Rabu (25/03/2015). Pembangunan plaza terbuka di area samping Gedong Budaya Sabilulungan di Jl.Alfathu Soreang, menjadi salah satu lokasi yang dituju rombongan wakil rakyat tersebut.

Turut mendampingi, Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip, Kepala Dispertasih (Dinas Parumahan Penataan Ruang dan Kebersihan) Kabupaten Bandung, Ir. Erwin Rinaldi, M.Sc serta Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Achmad Kosasih, S.Ip, M.Si.

Pada kesempatan itu, Ineu dan rombongan juga sempat meninjau lokasi wacana pembangunan Kampung Sunda yang akan dibangun di belakang area gedong kesenian milik Pemkab Bandung tersebut.

Ineu Purwadewi mengatakan peninjauan dilakukan dalam rangka melihat sejauhmana progress pembangunan yang telah dilakukan di wilayah Kabupaten Bandung, “Termasuk pembangunan plaza di atas lahan sekitar 5 hektar tersebut”, tutur Ineu.

“Kami sangat mengapreasiasi seluruh pembangunan ini. Hal ini menunjukan, Pemerintah Kabupaten Bandung sangat konsens untuk melestarikan budaya sunda dan memajukan kepariwisataan daerah”, ucapnya menambahkan.

Bupati Dadang Naser mengatakan semua pembangunan di area Gedong Budaya Sabilulungan menjadi pelengkap sarana dan fasilitas untuk mendukung budaya dan pariwisata di Kabupaten Bandung.

Dadang Naser menilai lokasi kawasan untuk pembangunan plaza dan kampung sunda di area gedong kesenian tersebut cukup strategis, “Karena lokasinya berada di depan komplek perkantoran Pemkab Bandung dan berada ditengah-tengah kawasan perkotaan Soreang.

“Kita berharap, pembangunan di kawasan ini akan memiliki sense of place, sehingga dapat mendorong dan menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Bandung”, kata Dadang Naser.

Dijelaskan Dadang Naser, plaza terbuka dapat dimanfaatkan untuk pertemuan terbuka, pertunjukan musik, wayang golek ataupun teater. Sedangkan pembangunan kampung sunda, menurut Dadang akan di desain sebagai pusat kuliner, pakaian maupun pementasan seni dan olahtaga tradisional.
Dadang menambahkan, Kampung Sunda pun dapat berfungsi sebagai etalase produk-produk UKM Kabupaten Bandung seperti kuliner dan pakaian.“Jadi hakikatnya, seluruh pembangunan di kawasan tersebut, dalam upaya ikut melestarikan dan mendukung budaya seni sunda, yang bisa dijual kepada masyarakat dan wisatawan”, pungkasnya pula.(*)

Posting Komentar

0 Komentar