.

Header ads

Header ads

Gubernur Lantik Nasrudin Azis Jadi Walikota Cirebon

INOHONG COM, GEDUNG SATE - Nasrudin Azis yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota Cirebon, pada Rabu pagi (26/3) dilantik menjadi Walikota Cirebon sisa masa jabatan 2013-2018 di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung. Nasrudin dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menggantikan Ano Sutrisno.

Pengangkatan ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-695 tahun 2015 tanggal 20 Maret 2015, yang memberhentikan dengan hormat Ano Sutrisno dari jabatannya sebagai Walikota Cirebon masa jabatan 2013-2015 sejak meninggal dunia, 19 Februari 2015 lalu.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri menerbitkan pula Keputusan Nomor: 131.32-696 tahun 2015 tanggal 20 Maret 2015, yang mengangkat Nasrudin Azis menjadi Walikota Cirebon sisa masa jabatan 2013-2018, serta memberhentikan dengan hormat Nasrudin dari jabatan sebagai Wakil Walikota Cirebon.

Dalam amanatnya, Gubernur Ahmad Heryawan mengharapkan pemerintahan dan pembangunan di Kota Cirebon berjalan lancar dan kondusif, serta dapat menjalankan jabatan dengan amanah, melakukan kebijakan pembangunan yang pro-poor, pro-job, pro-growth, dan pro-environment, yang dapat memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cirebon.

Gubernur menekankan agar Walikota Nasrudin dapat meingkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui bidang pendidikan, kesehatan, maupun Indeks Daya Beli. Ia pun memberikan apresiasi atas capaian Indeks Pendidikan di Cirebon.

"Saya memberikan apresiasi karena Rata-rata lama sekolah (RLS) Kota Cirebon sudah mencapai 10,14% tahun 2013 atau peringkat kelima tertinggi di Jawa Barat. Diharapkan keberpihakan Pemrintah Kota Cirebon terhadap bidang pendidikan terus ditingkatkan, terutama yang difokuskan pada aksesibilitas dan mutu pendidikan," ungkap Gubernur dalam sambutannya.

Dalam bidang kesehatan dan infrastruktur, Gubernur mendorong agar Pemkot Cirebon dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas, revitalisasi Posyandu, Rumah Sakit Daerah, dan peningkatan PHBS yang didukung anggaran kesehatan minimal 10% APBD yang berorientasi pada kepentingan publik. Sementara infrastruktur, Gubernur meminta kemantapan jalan di Kota Cirebon yang sudah mencapai 100% agar dipertahankan, meningkatkan rasio elektrifikasi hingga 100% yang pada 2014 lalu capaiannya sudah mencapai 98,33%. Demikian juga dengan angka backlog rumah yang pada tahun 2013 masih mencapai 15.867 unit, agar dipenuhi secara bertahap untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam bidang ekonomi, menurut Gubernur kawasan metropolitan Cirebon Raya perlu dikembangkan untuk meningkatkan Indeks Daya Beli. Hal ini dapat dilakukan melalui pengembangan kawasan metropolitan budaya dan sejarah, berbasis wisata, industri, dan kerajinan.

Lebih lanjut, Gubernur pun menodorong agar Pemkot Cirebon dapat meraih WTP dalam laporan keuangannya. “Saya mendorong Pemerintah Kota Cirebon untuk meraih opini WTP atas pemeriksaan laporan keuangan dari BPK, dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, sistem akuntansi pemerintahan, serta penyempurnaan database aset daerah,” tutur Gubernur.

Usai pelantikan, Nasrudin Azis mengatakan bahwa segala hal yang disampaikan oleh Gubernur merupakan motivasi, serta akan dijadikannya sebagai pedoman. Karena menurutnya, hal-hal tersebut merupakan target atau capaian yang ingin diwujudkan ketika dirinya memimpin Kota Cirebon bersama Alm. Ano Sutrisno.

“Apa yang disampaikan oleh Gubernur sejalan dengan visi-misi Kota Cirebon. Dibidang religious, pendidikan, kesehatan, dan juga peningkatan perekonomian. Dan semua orientasinya bagaimana Kota Cirebon ini ditata secara modern, namun tidak menghilangkan religiusnya. Itu yang dipesankan Pak Gubernur,” kata Nasrudin kepada para awak media.

Terkait soal sosok yang akan mendampinginya sebagai Wakil Walikota, Nasrudin mengaku tidak ada kriteria khusus dan akan menyerahkan pada mekanisme yang ada.

“Saya belum bisa bicara tentang wakil, karena undang-undang pun terus berkembang. Ada undang-undang baru yang harus kita cermati dan ini tidak mutlak menjadi pilihan walikota. Tapi akan juga melibatkan DPRD kota, dan hal inilah yang membuat kita tidak buru-buru menyampaikan wakil”, papar Nasrudin.

Selain pelantikan, dalam acara diberikan pula penghargaan kepada Alm. Ano Sutrisno yang diterima langsung oleh istri almarhum dari Gubernur Jawa Barat, atas pengabdian serta kepemimpinan almarhum selama menjadi Walikota Cirebon.

Hadir pula dalam acara pelantikan, Ketua dan para Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Jawa Barat, Ketua dan para Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, unsur FKPD Kota Cirebon, para pejabat di lingkungan Kementerian Dalam Negeri RI, Pemprov Jawa Barat, dan Kota Cirebon, Ketua Penggerak PKK & Ketua Dharma Wanita Jawa Barat, Ketua Penggerak PKK & Ketua Dharma Wanita Kota Cirebon, Ketua KPU dan Bawaslu Jawa Barat, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Cirebon, serta anggota keluarga Nasrudin Azis dan keluarga Alm. Ano Sutrisno.(*)

Posting Komentar

0 Komentar